Jumat, 09 Mei 2014

KEAJAIBAN YANG MENGILHAMI PENCARIAN



Ini adalah Sebuah kisah tentang keajaiban,saat epik Tuhan pencipta dipaparkan dimata anak manusia laksana drama yang tak hanya mampu menyihir  ternganga. Bukan sekedar istana negeri diatas awan, tahta, raja dan pengawalnya. Tentang hal – hal kecil yang ada lekat urat nadi dan hidung kita. Siapa yang tidak pernah mempercayai keajaiban, maka dia tidak akan pernah mendapatkannya.

“sesungguhnya kami telah menjadikan manusia dalam bentuk sebaik baiknya”(QS: AtTin ayat 4)

Lihatlah dirikita,mahakarya sempurna yang Allah ciptakan.
Masih Ingatkah ketika kita masih kecil dan memandang hidup dengan pengalaman ajaib yang menakjubkan?

Belajar naik sepeda, takjub melihat anak ayam yang berusaha keluar dari cangkang telur, atau kepompong yang membebaskan dirinya dari rumah putih dan berubah menjadi kupu cantik, serta  imajinasi – imajinasi masakecil yang selalu nyata dalam dunianya sendiri. Hidup sungguh ajaib dan penuh kejutan indah, hal – hal kecil membuat luar biasa takjub dan gembira.Mengetik tulisan ini pun mampu membuat saya senyum senyum sendiri.

Ada semacam perasaan yang meluap tentang kebahagiaan yang indah kita miliki saat kanak – kanak. Perasaan bahwa segala sesuatu itu baik. Hari berganti adalah tanda kegembiraan baru dimulai, petualangan baru diawali.Bahkan tidak ada yang bias mencegah rasa kebahagiaan, kegembiraan atas semua ketakjuban yang ada.

Semua telah berubah,geber kedewaaan menutup drama petualangan seru dan segala beban serta tugas manusia dewasa memaksa kita atau mungkin secara sukarela melepaskan rasa kegembiraan atas semua keajaiban didepan mata.kepekaan  betapa gamblang keajaiban dan nyata akibatnya kita bahagia denga sebab, kecewa, dan keajaiban yang mudah terlihat dan terasa dahulu memudar dan menghilang    ******* Yogyakarta, September 2013.

Minggu, 02 Maret 2014

KAMU ADALAH WANITA TANGGUH


Engkaulah macan tangguh berbalut kelembutan tiada tara…janganlah kamu ( merasa ) lemah dan jangan pula bersedih hati .
Sebab kamu  paling tinggi (derajadnya) jika kamu beriman ( QS. Al – Imran : 139)



“ Tips menjadi wanita tangguh

1.      Jangan pernah berhenti belajar. Setiap waktu adalah waktu untuk belajar, setiap pengalaman adalah media belajar dan setiap orang adalah guru.Dengan semakin banyak belajar membuka diri dengan semua wawasan dan informasi.Seseorang dengan pemikiran yang luas akan lebih bijaksana memikirkan segala sesuatu dari berbagai sudut hingga menemukan jawaban terbaik.

2.      Be Confidence ! Setiap orang butuh kepercayaan diri, tanpa kepercayaan diri maka cenderung menjadi lemah.Lantas apa barometernya..? apakah berhubungan dengan kecantikan dan penampilan? Tergantung . Saat kita merasa nyaman dengan diri sendiri saat itulah kepercayaan diri biasanya ada.Temukan sumber kepercayaan diri dan terkadang hal ini tidak selalu disetujui orang – orang sekitar kita

3.      Integritas. Ketangguhan menghadapi hidup juga diwarnai dengan sebuah nilai penting bernama integritas.Seorang wanita yang mempunyai prinsip dalam menjalani hidupnya tidakk hanya hidup mengikuti  arus dan tidak bias membedakan mana yang dipilih dan mana yang ditolak. Seorang wanita yang berani mengambil resiko segala keputusannya.
4.      Wanita yang tangguh bukan yang tidak pernah gagal, melainkan seorang wanita yang tahu bagaimana menyikapi kegagalan menjadi peluang keberhasilan.
5.      Wanita tangguh adalah wanita yang berusaha mencari sendiri tiap pertanyaan dari sesuatu hal yang dia tidak mengerti dan tahu menemukan tempat yang tepat untuk bertanya.

6.      Be your self.Wanita tangguh menjadi dirinya sendiri. Tidak mudah plin plan karena lingkungan atau tempat bergaul.
7.      Mengembangkan hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar.Hubungan baik bukan pada saat hanya membutuhkan sesuatu, melainkan hubungan timbal balik disertai ketulusan dan keinginan untuk berbagi hidup dan saling mendorong dalam kebaikan satu dengan yang lain.

8.      Peduli dengan orang lain. Ketangguhan tidak hanya tentang wanita bermental baja, tegas, dan kuat melainkan dilengkapi juga dengan kelembutan dan ketulusan hati untuk mau peduli dengan orang lain. Dengan membantu orang lain, dengan menguatkan oranglain, dengan membantu orang lain apapun bentuknya sebenarnya sedang memberikan nutrisi jiwa tentangkedamaian dan keikhlasan hati.



Selasa, 12 November 2013

DOA UMMI UNTUK JUNDI TERBAIK

Bismillahirahmanirahim....

Ya Allah Ya Salam...
Ketika Engkau menebar keselamatan hari ini,
Maka dahulukanlah untuk anak – anakku...
Ya Rahman Ya Rahim...
Sayangilah mereka selalu

Ya Rozzaq ya Basith...
Luaskan Rizki dan Barokah untuknya
Ya Barii....
Mudahkanlah hidupnya, sehatkanlah merekaYa Quddus...
Jauhkanlah mereka dari segala penyakit hati
Ya Rofii....
Muliakanlah dan tinggikanlah derajadnya...
Ya Malikul Mulki...
Jagalah mereka dalam KuasaMu
Ya Syakur..
Jadikanlah mereka ahli bersyukur
Ya Ghoffar....
Ampunilah mereka sepanjang hidup didunia dan akhiratnya
Ya Shobuur ya Mu’iz...
Tambahkanlah kesabaran dan beningkanlah hatinya
Ya Haadii...
Berikanlah mereka petunjuk dalam jalan kehidupan ini

Amiin.

Mensucikan CINTA

Aku ingin mensucikan cinta …

Harta berharga yang kupunya,
menguburnya dalam-dalam
di perut bumi atau
menenggelamkannya
dalam peti
ke dasar lautan

Agar tak seorangpun
yang menemukan
selain dirimu
yang bertahta
Wahai Ksatria,

Cintaku padamu yang entah siapa
yang tak ku tahu nama asal dan keturunannya
yang tak bisa kutebak kapan akan tiba
dan bagaimana jalannya
apakah ku telah mengenalmu
atau tidak

Andaikan bisa ku intip,
meskipun hanya sekelebat
bayanganmu saja
atau dapat ku curi dengar
Namamu saja
dari sabda yang Maha Kuasa
kepada malaikatNya

CINTA IBARAT MENCUCI )* Ketika tukang laundry jatuh cinta

Membicarakan cinta itu seperti tak ada habisnya. Kalau bagi aku sih seperti makan kerupuk, kalau kalengnya belum kosong makan kerupuknya pun belum berhenti. Nah.. kali ini ada lagi versi lain menurut mama ku, saat aku menikmati liburan panjang kali ini di rumah Kalimantan.

Seperti biasa pagi buta adalah start  mama memulai aktifitasnya sebagai super woman, itu menurutku sejak kecil . Bagaimana tidak dulu tiap jam 6.30 saatnya aku harus bangun untuk sekolah, dan aku baru mengucek mata sudah terhidang harum makanan dimeja, biasa mie goreng dan telur matasapi kegemaranku.Kadang aku berfikir tanpa sempat bertanya, jam berapa mama memulai semuanya itu, hingga sepagi itu sudah terhidang makanan lengkap , panas dan wangi di meja makan, lantai sudah dipel dan rumah sudah rapi.

Duapuluh  tahun berlalu dari masa itu, mama pun sudah tidak segesit dulu karena usianya yang semakin senja, tapi tetap saja kegesitannya belum bisa kutandingi, terutama dalam  mengurus rumah. TEOPE dech...hehehe

Pagi ini  seperti biasa kulihat mama sudah sibuk dengan rutinitas harianya dan kuambil alih aktifitas mencucinya seperti biasa  tak ada yang aneh awalnya, kulakukan semua dengan sewajarnya, mulai dari mencuci, membilas, hingga menjemur pakaian dan kain di tali jemuran. 

Tapi menjadi ‘sesuatu’ ketika kusadari sepasang mata beliau mengawasi setiap gerakanku, kutersenyum penuh tanya atas pandangan ibu.
“ kenapa sih ma, melihat gitu kagum lihat aku yang tiba – tiba rajin? Hehehe...”
“Enggak.. cuma agak  ewuh keliatannya, kamu gak pernah nyuci ya di jogja nduk ” tukas beliau sambil tersenyum . Jelas lah.. wong ada laundry syariah. Selain owner kan aku juga pelanngan setia laundryku sendiri, biar pelanggan yakin  bos nya saja ngelaundry ditempatnya sendiri, pasti mutunya tidak diragukan.*Gubragggg...Promosi terselubung !!
“  Nggak luwes lagi ya  ma... iya sih...tapi  kontrol mutu di laundry tetap saya langsung kok ma , tapi yang nyuci ya karyawan, eh... kalau mama kira- kira berapa tahun ya dari belajar nyuci sampai sekarang” berusaha mengalihkan topik pembicaraan sambil cengar – cengir.
“ woo... ya sudah puluhan tahun yang pasti , dulu umur enam tahun sudah disuruh belajar mencuci baju sendiri sama eyangmu di sungai ”
“Yo jelas luwes .. karena mamah  biasa melakukannya, apalagi kalau sama Bapak, bisa lebih cepat selesainya. Tar kalau sering nyuci lagi, pasti kamu  luwes lagi nduk ” sahutnya cepat.. sambil senyum penuh arti
TUIIINGGGGG!! Ternyata karena walau kubantu ternyata tidak begitu memperingan kerja beliau. Justru kalau sama bapak malah lebih cepat. Padahal kalau masalah yang ini rasanya aku lebih luwes gerakannya dari bapakku.Huuuffttt....
 *elapkeringatplusdaki*


Malamnya setelah mereka beranjak tidur, aku masih sibuk mengetik dinetbok tuaku  dan masih menikmati lagu dari headset, tiba-tiba terlintas lagi percakapan tadi sore dengan Ibu.

*KLIK__ENTER*
Baca lagi percakapan pagi tadi yuk, ada yang istimewa tidak? Bagimu mungkin tidak.. tetapi saat kumerenung dan terdiam. *JLEBBBB*

Memang benar, dalam kehidupanku sekarang ini.. Tiba-tiba ada makna yang dalam..daleeemmm bangett.... terutama dalam kehidupan cintaku.*matamerembess*
Setelah semuanya terjadi dan membawaku dalam kekuatan yang “dikuat – kuatkan” dan akhirnya terbiasa kuat dan sendiri. Sekarang ini satu hal yang bisa membuarku berfikir puluhan kali mungkin lebih,,,, ratusan,,,? #korbaniklan# adalah saat seorang pria mengajak menaikkan level hubungan melebihi teman biasa. Kurang ini lah, itu lah dan yang pasti semua itu demi menutupi faktor internalku yang sebelumnya belum mau.
Apakah ini yang disebut MATI RASA.. walau bisa kututupi dengan segala canda dan tawa yang kupunya. Segudang kesibukan dan target – target kuliah, bisnis. Semuanya kaku dan bahkan aku bisa kehilangan momen di saat-saat kritis dan menentukan.

Gerakan mencuciku kaku dan tak luwes kata mama.. begitu memang kurasakan dalam perjalanan  cintaku. Rasanya tak bisa lagi kunikmati iramanya yang mendayu. Kesan-nya terburu-buru dan aku tak mau menikmati prosesnya lagi. Cenderung tegas terhadap waktu dan segera usai dengan hasil.. Mau indah atau pahit bodo amat. Tak ada lagi seni dalam menjalaninya.. Yah.. tak seperti dulu memang..*BTW dulu memagnya pernah* hehehehe... tawaku dalam kecut.  #GGggrrrRR

Bersamaku seolah melambat, sedangkan bersama Bapak lebih cepat..kata ibu. Ya iya lah... Jelas lmereka merasakan memang karena ada chemistry yang lebih di antara mereka.
 Saling melengkapi dalam berbagai aspek rumah tangga.Saling mendukug satu sama lain.  Saling mengerti dan memahami sehingga hasil pekerjaan lebih baik dan tak ada banyak masalah untuk menyongsong pekerjaan demi pekerjaan berikutnya. Sedangkan aku? Wuaah.. banyak sewot dan marahnya walau kadar sabar semakin tinggi.

*Sabarku dulu tak begini, tapi kini tak cukup lagi..hihihi

Aku cenderung keras dan tanpa kompromi..penuh dengan planing – planing, target – target.  Inikah karena hilangnya sentuhan kelembutan cinta dalam jiwaku.
“Kalau sering nyuci.. pasti luwes lagi “. AHAA !! Ini jawabannya.
 Mungkin walau awalnya kaku, tapi harus kupaksakan. Karena dengan hitungan waktu berjalan, pasti akan luwes lagi. Artinya? Ya cepat berlabuh di satu hati bukan?YESS...THAT RIGH.
 Dalam perjalanannya.. aku harus belajar saling melengkapi dan kali ini akan bisa menyelesaikan pekerjaan demi pekerjaan lebih dari sekedar “mencuci piring dan baju” tapi rasa menikmati setiap proses. Dan pasti  lebih cepat dari bapak dan  mama. Lihat aja ntar.. hehehehe..

*husna ditantang*Nah loh...keras lagi......Auu ah.... 

Senin, 20 Mei 2013

Education Of Islamic Economics For Children


"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanya lah yang menjadikannya nasrani, yahudi atau majusi.
(HR. Bukhari).
                                                                                             

Selamat  Anda Telah menjadi Orang Tua…….
Seorang bayi mungil yang lahir dari cinta kasih kita, adalah karunia Allah yang tak terhingga.Dia adalah curahan kasih sayang kita para orang tua.Menyaksikan dia tumbuh,mengasuh dan mendidik dengan penuh cinta dan kasih sayang adalah kebahagiaan bagi setiap orang tua. Bahkan sejak dalam kandungan kita telah memberikan dasar – dasar pendidikan. Jika anak sejak dini telah mendapatkan pendidikan Islam, ia akan tumbuh menjadi insan yang mencintai Allah dan Rasul-nya serta berbakti kepada orangtuanya.
Orang tua sudah seharusnya mempersiapkan masa depan anak dengan baik agar mampu menghadapi perubahan dan perkembangan zaman yang semakin menantang  anak kita tidak hidup dizaman kita tetapi akan hidup di zamannya.Seperti Sabda Rasulullah:

“Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya” (al-Hadist)
 
Suatu hari  'Uqbah bin Abi Sufyan menyerahkan anaknya kepada seorang guru, ia mengatakan," Hendaklah yang pertama kali Engkau lakukan untuk memperbaiki anakku adalah memperbaiki dirimu sendiri, karena penglihatan mata mereka adalah tertumpu pada penglihatanmu; apa yang baik pada mereka adalah apa yang menurutmu dianggap baik, dan yang jelek pada mereka adalah apa yang menurutmu dianggap jelek. Ajarkanlah kepada mereka biografi orang-orang bijak dan akhlak orang-orang berbudi; ancamlah mereka dengan diriku dan didiklah mereka tanpa membandingkan dengan diriku; Jadilah Engkau seorang dokter yang tidak memberikan resp obat sampai mengetahui penyakit yang diderita pasien; janganlah Engkau membatasi hanya kepada sesuatu yang tidak bisa aku lakukan, karena sesungguhnya aku telah mempercayakan sepenuhnya akan anakku."

 Ayah, bunda….

Jika para orang tua dengan penuh cinta  dan sadar  bertanggung jawab atas pendidikan anak, dan atas pembentukan dan persiapan mereka menghadapi kehidupan, maka sudah barang tentu harus mengetahui dengan jelas dan pasti akan konsep, proses dan  batas-batasnya.

Bagaimana  tahapan  yang sempurna, dan tentang berbagai dimensi yang memiliki visi yang jelas, sehingga orang tua mampu menegakkan tanggung jawab dengan sempurna dan penuh makna cinta dan ibadah.


Artikel ini hanya pengantar buku yang saya persembahan bagi para pendidik dan para  orang tua untuk lebih menyadari pentingnya pendidikan ekonomi  Islam sebagai bagian dari project terhebat sepanjang zaman bernama ” Tarbiyatul Aulad  “ sebuah keniscayaan yang tidak bisa terpisahkan dalam kehidupan kita.
 “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka……., Q.S. A-Tahrim/66: 6
 Salam Peluk untuk nanda tercinta......
 
Copyright © Pelangi Hati Husna. All rights reserved.
Blogger template created by Templates Block | Start My Salary
Designed by Santhosh