Kamis, 07 Juni 2012
Kamis, 19 April 2012
SYARIAH: HAKIKATNYA ? LABEL..? ATAU PRINSIP..?
Perkembangan yang cukup membanggakan terutama untuk kalangan muslim saat marak instansi yang memberikan label syariah di belakang namanya mengakomodir kebutuhan masyarakat . Pertamakali dipelopori oleh industri perbankan, Hotel hingga , syariah, laundry syariah, minimarket syariah dan lainnya.
Seperti euforia, label syariah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Pertanyaannya label syariah entah itu hanya sekedar nama atau memang instansi tersebut ingin menerapkan prinsip syariah dalam bisnisnya.Apakah itu benar-benar syariah?
Kita lihat untuk kategori bank, mereka sudah bisa dikatakan 80% syariah. Dan pasar, laundry, minimarket dan lembaga non bank lainnya yang berlabel syariah bisa dikatakan hampir 90% syariah. ini dibuktikannya mereka yang berani melakukan transparasi harga kepada calon pembeli. Seperti yang ditunjukkan Rosulullah, yakni dengan menunjukkan HPP penjualan dan berapa margin keuntungan yang diperoleh penjual kepada calon pembeli. Proses Produksi, pelayanan dan pendistribusian sesuai syariat Islam.
Seperti saat Laundry Syariah didirikan, ada banyak pertanyaan yang serupa. Apa bedanya dengan laundry konvensional?? kenapa harus disyariahkan?? sampai - sampai tuduhan membebek alias ikut - ikutan demam Syariah.Sebagai pengusaha kadang pertanyaan - pertanyaan mereka terkesan parnoid tapi seperti itulah yang saya sukai.Dengan begitu mereka memang butuh penjelasan dan mengerti tidak sekedar mendengar.
Jadi Konsumen Cerdas : Nilailah sesuatu dari hakikatnya, bukan dari nama atau istilah.
Karena kadang nama sesuatu yang berbau syirik atau bid’ah –misalnya- diubah menjadi nama yang indah dan menarik.Sudah seharusnya kita dapat memahami bahwa tidak setiap istilah syar’i menunjukkan kebenaran. Perlu kita ketahui hakikatnya, lebih-lebih di zaman ini yang penuh pengelabuan.
Di akhir zaman, Nabi memperingatkan bahwa akan muncul orang-orang yang ingin mengelabui sesuatu yang haram dengan merubah namanya.
“Mereka sengaja menutup-nutupi nama khamar tadi dengan nama (sejenis minuman yang sebenarnya bukan khamar)." HR. Abu Daud,Ibnu Majah dan Ahmad
Hal ini juga menuntut kitapengusaha maupun konsumen untuk banyak belajar dan mengkaji ilmu Islam, tidak hanya sekedar ikut-ikutan. Sebagai konsumen yang menggunakan layanan perusahaan berlabel Syariah banyak ilmu yang mesti kita dalami, agar kita bisa menjadi konsumen yang cerdas tidak "menelan mentah - mentah" produk yang berlabel Syariah, yang sebenarnya ini berlaku untuk semua layanan atau produk yang kita nikmati, sebagai konsumen sudah seharusnya jeli dan kritis.
Dan sebagai pengusaha yang "berani" menggunakan label Syariah, Jangan kuatir. Insyaallah beranjak dengan niat Karena Allah Ta'ala. Ketika ada konsumen yang parnoid atau masih belum percaya "kesyariaah" produk kita, ada beberapa faktor yang perlu dicermati, pertama Konsumen yang sudah mengerti dan itu jadi kritisi, syukuri karena pengusaha terbantu monitoring. Atau bisa juga konsumen yang parnoid dan menjustifikasi karena ketidak tahuan mereka dan terbatasnya informasi yang kita berikan.Yang pasti adalah selalu berinovasi dan penyempurnaan.
Wallahu'alam bishowab.
OPENING NEW OUTLET ATH_HURA LAUNDRY SYARIAH
Alhamdulillah.....Dengan Segala Kerendahan Hati...Segenap Team Menejemen Mohon Doa Restu.....Atas Dilaunchingnya: New Outlet and Office Ath_Hura Laundry SyariahHadir dengan Semangat baru...dan Visi yang lebih kuat....Insyaallah....
"The Leading Inovation In natural and Sharia Laundry"
Dengan Harapan besar....Menjadi solusi kebersihan dan kesucian setiap pribadi.
DAPATKAN CUCI GRATIS SELAMA BULAN PROMOSI APRIL - MEI 2012...!!!
OUTLET & OFFICE: : Lingkar Selatan - Gatak - Taman Tirta - Bantul- Yogyakarta.( Sebelah Selatan kampus Terpadu UMY)Ph: 081253491974 / 0819880778Twiter: @laundrysyariah
Selasa, 13 Maret 2012
Kamis, 08 Maret 2012
Inikah........???
Berucap manis diawal namun tak mencukupi segala keindahan itu sesuai
dengan ucapan. Manusia bukan tempat pengharapan, ia akan melewatkan
perkara yang dirasa sudah mencukupi bagi kehidupannya.
Alami atau naluri emosi. Semuanya sama. Sederhana saja, maka kau akan tercukupkan segala karunia-Nya. Berprasangka baiklah maka yang kau anggap sebuah keburukan akan terbungkus dengan segala keindahan
Merendahlah serendah kaki melangkah pada kehati-hatian perjalanan. Ia akan berdegap pada tanah yang menentramkan segala peluh, segala was-was dan segala kekecewaanmu. Sambil berucap, "cukup bagiku Allah"
Berpandangan luaslah, seluas pandanganmu melihat hamparan laut yang tak berujung. Airnya berombak, Ia berkejaran, ia bergelombang, ia menyapu desir-desir pasir dipantai, memberikan rasa nyaman bagi kehidupan ikan dan berbagai mahluk ciptaan-Nya.
Maka, sepantasnyalah kita berkeyakinan sepenuh hati tanpa mengingkari secuil perkara kehidupan ini. Apa-apa yang kau nikmati, sedikitpun haruslah kau berbagi. Memberi kepada yang tak mampu, berbagi untuk saling melengkapi dan mengajarkan kepada yang tak paham.
Indahnya hidup ini akan kau nikmati ketika engkau telah lebih banyak untuk memberi. Memberi apa saja yang kau miliki, memberi apa saja yang paling kau cintai. Memberi. Kau akan lebih berarti memahami hakikat hidup yang hakiki!
Tanks to kanda..... kesabaranmu mengajariku untuk lebih kuat....
mengamini semua doamu, dan segala limpahan rahmatullah....
Alami atau naluri emosi. Semuanya sama. Sederhana saja, maka kau akan tercukupkan segala karunia-Nya. Berprasangka baiklah maka yang kau anggap sebuah keburukan akan terbungkus dengan segala keindahan
Merendahlah serendah kaki melangkah pada kehati-hatian perjalanan. Ia akan berdegap pada tanah yang menentramkan segala peluh, segala was-was dan segala kekecewaanmu. Sambil berucap, "cukup bagiku Allah"
Berpandangan luaslah, seluas pandanganmu melihat hamparan laut yang tak berujung. Airnya berombak, Ia berkejaran, ia bergelombang, ia menyapu desir-desir pasir dipantai, memberikan rasa nyaman bagi kehidupan ikan dan berbagai mahluk ciptaan-Nya.
Maka, sepantasnyalah kita berkeyakinan sepenuh hati tanpa mengingkari secuil perkara kehidupan ini. Apa-apa yang kau nikmati, sedikitpun haruslah kau berbagi. Memberi kepada yang tak mampu, berbagi untuk saling melengkapi dan mengajarkan kepada yang tak paham.
Indahnya hidup ini akan kau nikmati ketika engkau telah lebih banyak untuk memberi. Memberi apa saja yang kau miliki, memberi apa saja yang paling kau cintai. Memberi. Kau akan lebih berarti memahami hakikat hidup yang hakiki!
Tanks to kanda..... kesabaranmu mengajariku untuk lebih kuat....
mengamini semua doamu, dan segala limpahan rahmatullah....
Selasa, 28 Februari 2012
ISLAMIC FINANCIAL PLANNING FOR COLLAGE STUDENT, APA PENTINGNYA...??
Memangnya anak kuliah butuh financial planning.. ???
Wadooww….Gaji aja lom punya apa yang musti di Planning???
Hmm…ini nech
yang suka mikir kaya gitu,padahal semua orang butuh yang namanya
perencanaan,termasuk keuangan lho….
Gak cuma
yang sudah nikah aja,tapi mulai dari anak kuliahan, first jobber, yang
baru mau nikah,ataupun newlywed, yang punya pacar ataupun yang masih jomblo.
Jangan mikir
orang kaya atau yang gajinya gede aja yang butuh financial planning,terus anak
kuliahan yang mengandalkan kiriman ortu gak butuh?. Coba dilihat lagi dech…kita
dapat uang saku dari ortu, ada yang dikasih mingguan, bulanan, tahunan…atau
winduan (hehehehe yang ini kebangetannn…:D)
Terus kapan
mulainya…..???
Sejak kita
pegang harusnya mulai sadar mengelola keuangan pribadi dengan baik dan tepat.
Sebagai
mahasiswa smart…coba dech hilangin dikiitt aja fikiran easy come…easy
go.Jangan Cuma mikir karena ini uang saku dari ortu yang dapatnya gampang,
tinggal mogok doing…hehehe.Terus bisa langsung dibelanjain ampe habis,
ludes…amblass.. ya..?? Hayoo ngaku..??hehehe…
Sebagai seorang
muslim juga, kita semua tau apa yang diamanahkan pada kita termasuk uang dari
ortu akan diminta kalkulasi pertanggung jawabannya dihadapan Allah.Bagaimana
kita mengelolanya sesuai syariat Islam.
Tau gak sih
guys….kebiasaan mengelola keuangan dengan cerdas sebelum dan selama kuliah
memiliki dampak yang Ruarr biasa besar dimasa yang akan datang.
Gak Cuma fisik
kece…yang cantik yang ganteng..body keren.kesehatan keuangan juga
perludiperhatikan.Nah…kesehatan keuangan berkaitan langsung dengan teknik
pengelolaan keuangan yang cerdas .
Cerdas financial
planning sekarang, bisa membantu mencapai tujuan dan meraih kesuksesan lebih
cepat. Untuk merencanakan masa depan, kita
harus mempunyai visi yang jelas.
Dan ini semua bisa dimulai dengan menentukan perencanaan, langkah apa yang akan diambil.Tentukan target waktu untuk setiap perencanaan kita tadi.Saat penghasilan sudah mengalami peningkatan, usahakan terus menyisihkan sebagian dan diinvestasikan agar tujuan Anda di masa depan bisa tercapai.
Dan ini semua bisa dimulai dengan menentukan perencanaan, langkah apa yang akan diambil.Tentukan target waktu untuk setiap perencanaan kita tadi.Saat penghasilan sudah mengalami peningkatan, usahakan terus menyisihkan sebagian dan diinvestasikan agar tujuan Anda di masa depan bisa tercapai.
Tujuan hidup
kita penting, dan make sure kita punya uang untuk membuat jadi
kenyataan. Happy Fin- Planning . = Smart people....:)
Senin, 23 Januari 2012
Warren Edward Buffett si Oracle of Omaga.
Warren Edward Buffett (lahir di Omaha, Nebraska Amerika Serikat tahun 1930 (umur 81 tahun) adalah seorang investor dan pengusaha di Amerika Serikat.Ia memiliki julukan Oracle of Omaga.
Buffett telah mengumpulkan kekayaan yang sangat besar dari kecerdikannya berinvestasi melalui perusahaannya Berkshire Hathaway, di mana dia memegang 38% saham. Dengan perkiraan pendapatan bersih AS$44 miliar pada tahun 2005, dia menduduki urutan kedua sebagai orang terkaya kedua dunia menurut Forbes, di belakang Bill Gates.
Pada tahun 2010 sang bijak dari Omaha ini berhasil mendepak Bill Gates
dari peringkat pertama orang terkaya di dunia, yang sekarang di
dudukinya. Menurut majalah Forbes kekayaannya meningkat US$ 10 milyar
pada saat yang sama menjadi US$ 62 Miliar, sungguh fantastis ini
mengalahkan Bill Gates yang pencapaianya di bawah buffet yaitu hanya
meningkat US$ 2 Milyar/tahun pada saat yang sama menjadi US$ 58 Milyar.
Warren memberi nasehat:
"Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit & berivestasilah dengan apa yg kau miliki
serta ingat:
A. Uang tdk menciptakan manusia, manusialah yg menciptakan uang.
B. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
C. Jangan melakukan apapun yg dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yg baik saja.
D. Jangan memakai merk, pakailah yg benar² nyaman untukmu.
E. Jangan habiskan uang utk hal-hal yg tidak benar-benar penting.
F. Jangan terlena Asuransi, karena uangmu mati & tdk bisa digunakan
dalam waktu 10 thn! baiknya buka rekening baru & buat asuransi
kreasimu sendiri.
G. With money:
You can buy a house, but not a home.
You can buy a clock, but not time.
You can buy a bed, but not sleep.
You can buy a book, but not knowledge.
You can get a position, but not respect.
You can buy blood, but not life.
So find your happiness inside you.
H. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah & ajarkanlah pada orang lain.
"Orang Yg Berbahagia Bukanlah Orang Yg Hebat Dalam Segala Hal, Tapi
Orang Yg Bisa Menemukan Hal Sederhana Dalam Hidupnya dan Mengucap
Syukur"
Label:
'IBROH,
ENTREPRENEURSHIP,
PENGETAHUAN UMUM
Langganan:
Postingan (Atom)










